saudi pengemis

Sumber foto: al-Arabiya

Jeddah, LiputanIslam.com — Kehidupan Eisha, seorang pengemis berusia 100 tahun asal Arab Saudi berakhir. Dia ditemukan di kamar mandi dalam kondisi tak bernyawa, dan diperkirakan mati mendadak. Tetangganya yang bersedih ketika melihat ambulans menarik membawa pergi tubuhnya di atas tandu, sontak terbelalak kaget ketika mengetahui bahwa pengemis tua itu meninggalkan kekayaan yang mencapai jutaan riyal. Kekayaan diperkirakan mencapai 3 juta riyal (sekitar Rp. 9.136.811.192), termasuk empat bangunan di distrik yang sama, dan juga perhiasan dan koin emas yang ditaksir sekitar satu juta riyal ( sekitar Rp.3.045.603.730)

Ahmed al-Saidi, yang dibesarkan oleh Eisha di distrik yang sama sejak mereka masih anak-anak telah menghabiskan cukup banyak waktu merawatnya. Dia mengatakan Eisha tidak memiliki kerabat kecuali ibunya dan adik, keduanya yang pengemis di jalan-jalan di Jeddah.

“Mereka mendapatkan banyak simpati dan bantuan dari dermawan sepanjang tahun, terutama selama Idul Fitri. Eisha terus mengemis setelah kematian ibu dan adiknya. Dia hanya seorang wanita tua yang buta yang tidak memiliki kerabat di dunia ini,” kata Saidi. Eisha dikubur  di Ummana Hawwa Cemetery di lingkungan al- Ammariya.

Menurut al-Arabiya, Saidi adalah salah satu dari sedikit orang yang tahu jumlah kekayaan Eisha. Saidi mengatakan ia telah mencoba untuk meyakinkan Eisha untuk berhenti mengemis. “Saya memintanya untuk berhenti menekuni profesi ini karena dia memiliki sejumlah besar kekayaan tapi dia selalu menolak dan berkata bahwa dia sedang mempersiapkan [uang] untuk masa-masa sulit,” katanya.

Eisha telah memberikan semua koin emas kepada Saidi, dan menyuruhnya untuk menjaga emasnya sampai dia memutuskan kapan waktu yang tepat untuk menjualnya. Hal itu terjadi 15 tahun yang lalu ketika koin-koin itu masing-masing senilai 250 riyal, tetapi kini, koin-koin tersebut telah bernilai 1000 riyal. Merasa besarnya tanggung jawab menjaga koin tersebut , Saidi akhirnya melaporkan hal tersebut kepada polisi dan pengadilan setempat agar masalah ini ditangani sesuai dengan peraturan yang berlaku. (LiputanIslam.com/al-arabiya/af)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL