walikota perancisParis, LiputanIslam.com — Seorang walikota Perancis dipecat dari jabatannya setelah menyerukan pelarangan terhadap agama Islam di negara itu, kantor berita Iran Press TV melaporkan, Senin (18/5).

Mengutip media Inggris the Independent, Minggu (17/5), Press TV menyebutkan, Robert Chardon, walikota Venelles di Perancis selatan, berkicau di Twitter tentang masalah itu.

“Agama Islam harus dilarang di Perancis, dan siapapun pengikutnya harus dikawal hingga keluar perbatasan,” tulis Robert Chardon dalam kicauannya.

Ia juga mengklaim bahwa pada tahun 2027 Islam benar-benar akan dilarang di seluruh Perancis.

Menanggapi hal itu, mantan presiden Nicolas Sarkozy yang juga ketua partai UMP yang menaungi Chardon, mengecam keras pernyataan bawahannya itu.

“Saya mengutuk usulan itu, bahkan jika sekularisme juga menetapkan batasan-batasannya. Hak-hak dan batasan-batasan harus berjalan seiring,” kata Sarkozy.

Sementara itu wakil ketua UMP Nathalie Kosciusko-Morizet menyerukan dilakukananya ‘prosedur pemecatan’ terhadap Chardon karena pernyataan-pernyataannya yang bertentangan dengan nilai-nilai dan program-program UMP.

Awalnya publik menyangka kicauan itu bukan berasal dari Chardon sendiri, yang tengah menjalani perawatan kanker. Namun kemudian Chardon mengakui bahwa itu adalah kicauan dirinya. Kicauan itu, katanya, muncul setelah dirinya berfikir selama masa perawatan kanker.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL