susi pudjiastuti most leadeing womanJakarta, LiputanIslam.com – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dimasukkan ke dalam daftar Leading Woman: Perempuan Paling Inspiratif 2014  versi CNN. Ia menempati urutan keenam setelah aktivis perdamian Malala Yousafzai, artis Emma Watson, Dr. Maryam Mirzakhani, para pejuang wanita Kurdi, dan pebisnis Gemma Mortensen.

“Anda akan terhubung dengan wanita-wanita luar biasa di Leading Woman. Mereka yang terbaik di bidangnya, entah itu di bidang bisnis, seni budaya, pendidikan dan ilmu pengetahuan, olahraga, dan bidang lainnya,” demikian keterangan CNN.

Susi Pudjiastuti turut dimasukkan sebagai sosok wanita inspiratif, lantaran dinilai, wanita yang hanya lulusan SMP ini memiliki kiprah diatas rata-rata menteri kebanyakan.

“Dia punya tatto! Tapi, ketika bencana tsunami di Aceh, Susi menjadi relawan dan mendaratkan pesawatnya di lokasi bencana,” ujar koresponden CNN, Atika Shubert.

Seperti diketahui, sejak namanya diumumkan sebagai salah satu menteri Kabinet Kerja, Susi telah melakukan berbagai macam gebrakan. Ia memulainya dengan menetapkan jam kerja lebih awal, memanggil Dubes negara sahabat untuk bekerja sama memberantas illegal fishing, hingga menangkap dan menenggelamkan kapal-kapal asing yang tertangkap mencuri di teritorial Indonesia.

Baru-baru ini, survey yang dilakukan oleh Cyrus Network menunjukkan, Susi dinilai sebagai menteri yang paling memberikan harapan. Sebanyak 28,7 persen menilai Susi memberi harapan jika dilihat dari kinerjanya, sedangkan yang meragukan Susi hanya 6 persen. Sisanya, yakni 65,4 responden, mengaku tidak tahu.

Survei ini dilakukan selama 1 hingga 7 November 2014 terhadap 1.220 responden yang tersebar di 33 provinsi. Responden dalam survei ini adalah penduduk Indonesia yang berumur minimal 17 tahun dan sudah menikah.

Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan para responden. Adapun tingkat kepercayaan dalam survei ini sebesar 95 persen dan batas kesalahan (margin of error) lebih kurang 3,1 persen.

Iranian-math-scientist-Maryam-Mirzakhani-450x254Wanita dan Warga Iran Pertama Pemenang Fields Medal

Sedangkan  wanita cemerlang kelahiran Iran, Dr. Maryam Mirzakhani menempati posisi keempat. Ia adalah professor matematika di Universitas Stanford yang meraih Fields Medal, penghargaan paling tinggi untuk bidang matematika.

Lahir dan dibesarkan di Iran, Mirzakhani menyelesaikan PhD di Harvard University pada tahun 2004. Saat masih remaja, ia bermimpi menjadi seorang penulis. Namun rasa ingin tahu terhadap matematika, ditambah kemauan yang besar membawanya mengambil bagian pada olimpiade matematika internasional dan memenangkan medali emas pada tahun 1994 dan tahun 1995.

Dari laporan theguardian.com, Mirzakhani lahir pada tahun 1977 di Teheran, dan masa SMA, ia habiskan di Farzanegan, National Organization for Development of Exceptional Talents (NODET), sebuah sekolah khusus untuk pengembangan bakat yang luar biasa. Saat mengikuti olimpiade matematika di Hongkong dan Toronto, ia menyelesaikan soal dengan skor sempurna.

Dia memperoleh gelarnya di bidang matematika pada tahun 1999 dari Sharif University of Technology di Teheran. Lalu, ia melanjutkan studi Pascasarjana di Amerika Serikat. Mirzakhani juga seorang peneliti dari Clay Mathematics Institute. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL