menteri rasis indiaNew Delhi, LiputanIslam.com — Perdana Menteri India Narendra Modi menolak untuk memecat seorang menterinya yang dianggap telah melakukan tindakan rasis terhadap warga non-Hindu.

Sebagaimana dilansir BBC News, Kamis (4/12), Menteri Pengolahan Makanan Niranjan Jyoti dalam sebuah pidato di depan pendukungnya di New Delhi baru-baru ini telah menyebut warga non-Hindu sebagai “bajingan”.

“Hanya ada 2 pilihan, pemerintahan para pengikut Rama atau pemerintahan para bajingan,” katanya.

Modi di hadapan parlemen mengatakan bahwa ia menolak pernyataan kontroversial itu, namun ia menolak untuk memecat Jyoti karena ia telah meminta ma’af.

Kelompok-kelompok oposisi dan aktifis HAM menuduh Modi dan pengikutnya dari Partai Bharatiya Janata Party (BJP) telah memanfaatkan sentimen agama sebagai alat untuk meraih dukungan warga Hindu yang menjadi penduduk terbanyak di India.

Beberapa politisi BJP bahkan secara terbuka melontarkan pernyataan anti-Islam selama masa kampanye pemilu bulan Mei lalu. Selain itu, Modi juga dianggap turut bertanggungjawab atas tragedi kerusuhan Gujarat tahun 2002 ketika sekitar 2.000 umat Islam menjadi korban kerusuhan sektarian. Saat itu Modi adalah gubernur negara bagian Gujarat.

Modi beberapa waktu lalu telah membuat pernyataan akan melindungi kaum minoritas.

Jyoti, membuat pernyataan bernada “rasis” itu untuk menyindir pemimpin oposisi Partai Congress Sonia Gandhi yang tidak lain adalah wanita berdarah Italia yang menjadi warga negara India setelah menikah dengan mantan Perdana Menteri Rajiv Gandhi. Jyoti membandingkan pemerintahan berdasar agama yang diusung BJP dengan sekularisme yang diusung Partai Congress.

Partai-partai oposisi menuntut agar Jyoti dipecat dan menolak pernyataan ma’afnya.

Sekitar 80% penduduk India beragama Hindu berdasarka sensus tahun 2001. Di luar itu, sekitar 13% atau lebih dari 100 juta penduduk India beragama Islam. Namun meski minoritas, pengaruh Islam sangat kuat dalam sistem sosial politik di India karena selama ratusan tahun INdia diperintah oleh kerajaan-kerajaan Islam sebelum kedatangan kolonoalis Inggris.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL