Tepi Barat, LiputanIslam.com—Menteri hubungan militer Israel, Avigdor Lieberman, mengumumkan pada Selasa (9/1/18) bahwa Israel akan menyetujui konstruksi 1.285 unit pemukiman Yahudi di kawasan pendudukan Tepi Barat.

Menurut Lieberman, rencana konstruksi tersebut akan diserahkan kepada Dewan Perencanaan Tertinggi Israel pada hari Rabu ini.

Dewan Perencanaan Tertinggi memiliki tugas menyetujui proyek-proyek pemukiman ilegal di tanah Palestina. Setiap tahun, dewan ini melakukan sejumlah rapat dan pertemuan untuk membicarakan rencana proyek.

Lieberman sendiri mengaku dia juga sedang mempertimbangkan pembangunan 2.500 unit pemukiman tambahan di 20 titik di seluruh Tepi Barat.

Langkah ini dilakukan hanya sebulan setelah partai Likud yang dipimpin PM Israel Benjamin Netanyahu mendukung sebuah resolusi baru yang berisi rencana aneksasi beberapa titik kawasan di Tepi Barat.

Sementara beberapa hari sebelumnya, kabinet Israel menyetujui penggelontoran dana sebanyak $11 juta untuk aktivitas konstruksi pemukiman.

Banyak dari komunitas internasional yang menganggap pemukiman Israel ini ilegal karena kawasan yang dibangun pemukiman adalah kawasan yang  direbut oleh Israel dalam Perang Enam Hari pada 1967, dan setelahnya Konvensi Geneva melarang pembangunan apapun di kawasan pendudukan Palestina. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL