aniesJakarta, LiputanIslam.com–Program Penumbuhan Budi Pekerti (PBP) yang diluncurkan, Mendikbud Anies Baswedan, salah satunya adalah  melaksanakan upacara bendera dan wajib menghormati bendera. Mendikbud Anies mengatakan, jika ada sekolah yang tidak melaksanakan upacara bendera, maka kepala sekolahnya akan mendapat teguran sebagai sebuah peringatan.

“Mau menjadi kepala sekolah , harus  menghormati bendera.  Jika tidak mau  menjalankan kewajiban, maka jangan  menjadi kepala sekolah,” kata Anies pada acara peluncuran program Penumbuhan Budi Pekerti (PBP), di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Jumat, (24/7).

Seperti diberitakan Antara, Anies menyatakan bahwa peraturan PBP berlaku untuk semua, sehingga  jika ada sekolah swasta yang tidak menjalankan, akan direview kembali hak izinnya termasuk pada satuan pendidikan kerjasama (SPK). Peraturan tersebut tidak berlaku hanya  pada sekolah  kedutaan  besar yang ada di tanah air. Sedangkan untuk sekolah keagamaan,  telah dilakukan  komunikasi  dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk melakukan kegiatan serupa.

Sementara, untuk sistem pengawasan, melibatkan peran serta dari dinas pendidikan setempat. Melalui,  surat edaran  wajib  upacara bendera. Mantan Rektor Univeritas Paramadina mengatakan, kebijakan  menghormati bendera, bukan hal yang baru. Tetapi kontennya yang diubah, sehingga menjadi sebuah kebiasaan yang membentuk sebuah kebudayaan.(dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL