foto: Antara

foto: Antara

Jakarta, LiputanIslam.com–Menjelang Lebaran, harga daging sapi di berbagai daerah melonjak. Menteri Pertanian, Siswono, menilai, seharusnya kenaikan tidak terjadi karena tidak ada yang salah pada peternak sapi.

“Harga daging sapi seharusnya sudah turun. Sudah tidak lagi ada pembatasan dan barangnya sudah ada di dalam negeri. Faktanya, di Carrefour aja bisa di jual Rp70.000,” katanya di Jakarta, seperti dikutip bisnis.com (24/7/2014).

“Ini hanya beberapa pihak saja yang memanfaatkan Ramadhan, pedagang yang memanfaatkan bukan di peternaknya. Ini sesaat saja,” tuturnya.

Mengenai daging sapi Australia yang lebih murah dibandingkan daging dalam negeri, Mentan mengaku akan menagih janji Kementerian Perhubungan yang akan menyediakan 2-3 kapal pengangkut sapi dari daerah Nusa Tenggara.

“Kita punya sapi 14 juta, tapi transportasinya susah. Barangnya tidak bisa dikirim ke Jakarta, akhirnya kita impor karena, harga daging sapi NTT kini lebih mahal dari Darwin,” katanya.

Dari berbagai daerah dilaporkan bahwa harga berbagai jenis daging seperti daging sapi, kambing dan ayam makin tinggi. Di pasar tradisonal di daerah Jakarta, Depok dan Bekasi, harga daging sapi sempat mencapai Rp100ribu-Rp150ribu.

Sementara itu, Indosiar.com melaporkan, terjadi kenaikan yang cukup tinggi terjadi pada daging iga dan  jeroan sapi seperti hati dan lidah yang masing-masing naik hingga 10 ribu rupiah perkilogram. Harga daging iga sapi dan hati sapi yang semula 35 ribu rupiah perkilogram, kini menjadi 45 ribu rupiah perkilogram. Sedangkan lidah yang semula 40 ribu rupiah perkilogram, menjadi 50 ribu rupiah perkilogram.

Sementara itu harga daging ayam potong juga ikut naik. Ayam potong broiler besar yang semula stabil di kisaran 25 ribu rupiah perekor menjadi 27 ribu rupiah perekor. Tidak hanya daging sapi dan ayam, harga daging kambing juga ikut naik dari 45 ribu rupiah perkilogram menjadi 47 ribu rupiah perkilogram. Diperkirakan harga daging sapi, daging ayam potong dan daging kambing akan terus merangkak naik hingga mencapai 50 persen mendekati hari raya Idul Fitri.(dw)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL