Sumber: merdeka.com

Makassar, LiputanIslam— Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebutkan produksi bawang putih mengalami peningkatan. Hingga akhir tahun lalu, produksi bawang putih mencapai 11 ribu ton atau naik dibanding periode tahun sebelumnya yang mencapai 10 ribu ton.

“Rencananya kami bisa tambah lagi produksi hingga 20 ribu ton,” kata Amran di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (11/4).

Sementara itu, kebutuhan bawang putih Indonesia sebanyak 90 persennya masih dipenuhi impor. Bahkan, pemerintah berencana akan mengimpor 100 ribu ton kepada Badan Usaha Logistik (Bulog) karena harga bawang di pasaran yang meningkat sejak dua pekan terakhir.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang putih  berada pada rata-rata kisaran Rp 46.250-Rp 52.300 per kilogram (kg).

Menganggapi hal ini, Amran mengatakan meski produksi bawang Indonesia belum dapat secara menyeluruh menutup kebutuhan konsumsi dalam waktu dekat, namun secara bertahap Indonesia akan memproduksi bawang putih mandiri.

Menurut Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda, Indonesia masih sangat mungkin untuk dapat memenuhi kebutuhan bawang putih dari produksi di dalam negeri.

Namun, kata dia, Kementan perlu mengembangkan inovasi-inovasi baru guna mendukung produktivitas bawang putih.

“Di era teknologi seperti sekarang saya kira tidak menutup kemungkinan ada varian baru dari bawang putih yang cocok ditanam di sini kan,” ujarnya. (sh/republika)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*