Sumber: republika.co.id

Batola, LiputanIslam.com— Pasokan cabai saat ini sudah melebihi kebutuhan yang ada sehingga harga cabai di tingkat petani turun menjadi Rp 5.000 per kilogram (kg). Terkait hal ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan, Perum Bulog akan menyerap cabai petani untuk meningkatkan pembelian.

Amran menyebutkan, Bulog sudah mulai menyerap cabai petani dengan jumlah yang tidak ditentukan target penyerapannya.

“Semalam Dirut Bulog telepon saya, katanya mereka oke buat serap cabai dan memang sudah ada yang diserap. Jadi nggak masalah,” kata dia di Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan, Sabtu (25/5).

Baca: Kementan Pastikan Pasokan Cabai dan Bawang Merah Aman Selama Ramadhan

Dalam hal ini, dia meminta agar semua pihak bisa menyerap cabai petani tidak kurang dari Rp 8.000 per kg. Hal ini dilakukan agar meningkatkan pembelian sehingga petani tidak merugi.

Terkait penyerapan, Amran telah bersinergi dengan berbagai pihak seperti pemimpin daerah, Bulog, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Adapun mekanismenya, kata Amran, tidak akan bertele-tele. Bulog akan langsung menyerap cabai petani.

“Nggak boleh ribet-ribet, langsung saja serap. Saya tahu Pak Buwas (Budi Waseso) orangnya baik,” ujarnya.

Saat ini, Bulog telah melalukan penyerapan cabai petani di panen raya Mei serta membelinya di harga Rp 18 ribu per kg.  Selain itu, Bulog juga telah membeli cabai panen petani berjumlah 1.700 kg yang berasal dari wilayah Jawa Tengah dan langsung dijual kembali ke pasar.  (sh/antaranews/republika)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*