Moskow, LiputanIslam.com—Pemerintah Rusia telah menyatakan kesiapan untuk menormalisasi hubungan bilateral dan bekerjasama kembali dengan AS dalam isu-isu global.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan hal ini dalam pembicaraan telepon dengan Menlu AS Rex Tillerson pada Jumat (28/71/7).

Ia menambahkan, Moskow berusaha memperbaiki hubungan bilateral berdasarkan “sikap saling menghormati dan menyeimbangkan kepentingan,”

Pada Desember tahun lalu, hubungan Moskow-Washington memanas setelah adanya dugaan bahwa Rusia berperan dalam peretasan di pemilihan presiden 2016.

Akibatnya, mantan Presiden Obama saat itu mengusir 35 diplomat Rusia, dengan klaim bahwa Rusia menggunakan properti mereka untuk kepentingan intelijen. Semua tuduhan tersebut telah ditolak oleh Rusia.

Percakapan telepon Lavrov dengan Tillerson dilakukan beberapa jam setelah Menlu Rusia itu meminta AS mengurangi jumlah diplomat di Rusia sampai 455 orang — sehingga sama seperti jumlah diplomat Rusia di Amerika. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL