Paris, LiputanIslam.com—Menlu Prancis meminta Presiden AS Donald Trump agar tidak ikut campur urusan internal negaranya setelah sang presiden menulis tweet  hinaan kepada kebijakan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

“Kami tidak pernah mencampuri politik domestik Amerika dan kami ingin mereka melakukan hal yang sama,” kata menlu Jean-Yves Le Drian dalam siaraan televisi LCI pada Minggu (9/12).

“Saya sampaikan ini kepada Donald Trump dan presiden Prancis mengatakannya juga: tolong tinggalkan negara kami,” tegasnya.

Trump baru-baru ini merilis pesan di Twitter mengenai gerakan protes rompi kuning di negara Eropa itu, di mana ia menyerang perjanjian iklim Paris.

“Siang & malam yang sangat menyedihkan di Paris. Mungkin ini saatnya mengakhiri Perjanjian Paris yang konyol dan sangat mahal itu dan menyalurkan anggaran itu kepada masyarakat dalam bentuk pajak yang lebih rendah?” demikian saran Trump.

Dalam tweet sebelumnya, Trump menulis, “Perjanjian Paris tidak berjalan dengan baik untuk Paris. Protes dan kerusuhan terjadi di seluruh Prancis. ”

Sang presiden ke-45 AS itu juga baru-baru ini mengunggah ulang sejumlah tweet palsu yang mengklaim para demonstran rompi kuning Prancis meneriakkan namanya selama aksi protes. Video yang digunakan sebagai bukti atas klaim ini ternyata rekaman demo sayap-kanan di London pada awal tahun ini. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*