Tel aviv, LiputanIslam.com–Presiden AS Donald Trump akan menandatangani perintah untuk mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan pada hari ini (25/3). Demikian kata menlu Israel, Israel Katz.

Dalam sebuah unggahan di akun Twitter miliknya, Katz mengatakan bahwa presiden ke-45 AS itu akan mengesahkan kebijakan itu dalam pertemuan dengan PM Israel Benjamin Netanyahu di Washington.

“Presiden Trump akan menandatangani perintah pengakuan… besok dengan kehadiran PM Netanyahu,” tulis sang menteri pada hari sebelumnya.

Pada hari Kamis (21/3) sebelumnya, Trump mengatakan bahwa sudah waktunya Amerika mendukung “kedaulatan” rezim Israel atas Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang sudah berada di bawah pendudukan Israel sejak 1967.

“Setelah 52 tahun, saatnya bagi Amerika Serikat untuk sepenuhnya mengakui Kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan, yang sangat penting secara keamanan strategis dan keamanan bagi Negara Israel dan Stabilitas Regional!” tegasnya dalam cuitan di Twitter.

Netanyahu telah lama meminta pengakuan ini dari Trump, dan sejumlah pengamat menilai kebijakan ini merupakan hadiah kampanye Trump menjelang pemilu Israel pada 9 April mendatang.

Netanyahu tengah mengalami masa yang sulit akibat kekalahan popularitas dari lawan politiknya yang terbesarnya. Ia juga telah dituntut oleh warganya sendiri untuk mengundurkan diri atas tuduhan korupsi. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*