nego iran amerikaWina, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyatakan perundingan nuklir negara ini dengan enam negara besar dunia yang tergabung dalam P5+1 di Wina, Austria, mengalami kemajuan, dan karena itu dia juga mengaku tidak berniat pulang ke Teheran, ibu kota Iran.

Seperti dilaporkan Alalam, Kamis (2/7), dia sebelumnya menyatakan akan kembali ke Teheran bersamaan dengan kembalinya para menteri luar negeri negara-negara Eropa, untuk kemudian  kembali ke Wina lagi dua hari kemudian.

Dengan demikian, dalam pernyataannya kepada para wartawan dia telah menepis berita seputar kepulangannya ke Teheran itu.

“Tidak, saya tetap tinggal,” katanya ketika ditanya oleh seorang wartawan Inggris apakah dia akan pulang ke Teheran.

Zarif dijadwalkan bertemu dengan sejawatnya dari Amerika Serikat John Kerry Kamis pukul 17.30 waktu Wina atau 15.30 waktu GMT.

Iran sudah sekian tahun terlibat perundingan yang bertele-tele dengan lima negara anggota Dewan Keamanan PBB plus Jerman untuk mengatasi kekhawatiran Barat terhadap program nuklir Iran. Barat mencurigai Iran berambisi nuklir untuk kepentingan militer, namun pemerintah Teheran berulangkali menegaskan program nuklirnya semata-mata untuk tujuan sipil dan damai. Iran juga menegaskan tidak ada kata mundur dalam mempertahankan haknya menguasai teknologi nuklir. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL