Washington, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, mengatakan bahwa pemerintah Trump sedang mempersiapkan sanksi baru kepada Korea Utara. Pernyataan ini ia utarakan di depan pegawai Departemen Luar Negeri AS di Washington pada Rabu (3/5).

“Kami sedang menyiapkan sanksi baru jika nanti Korea Utara melakukan ujicoba nuklir lagi,” ucap mantan CEO ExxonMobil tersebut.

Tillerson juga meminta negara-negara dunia untuk menghormati sanksi yang sudah diberikan PBB kepada Korea Utara. Ia menegaskan AS akan memberikan sanksi kepada perusahaan-perusahaan asing yang masih melakukan bisnis dengan Pyongyang.

“Kami katakan kepada mereka [Korut] bahwa kami memerhatikan apa yang kalian lakukan… Ketika kami melihat negara tertentu tidak mematuhi sanksi, baik itu perusahaan ataupun individu-individu, kami akan langsung menghubungi dan memberlakukan sanksi serupa,” tegas Tillerson.

Di saat ketegangan Korea Utara dan AS meningkat akibat ujicoba nuklir Pyongyang, pemerintah Presiden Donald Trump berharap Cina mendukung AS dalam pemberian sanksi ke Korut, seperti yang diucapkan Tillerson pada pertemuan Dewan Keamanan PBB hari Jumat (28/4) lalu.

Hasilnya, pekan lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Geng Shuang, mengatakan bahwa Beijing menentang tindakan yang melanggar sanksi Dewan Keamanan PBB.

Selain meminta sanksi, pemerintah Trump telah berulang kali mengancam Pyongyang lewat serangan militer yaitu dengan mengirim kapal perang dan kapal selam nuklir ke perairan Korea. (AL/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL