Sumber: detik.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2019 sebesar 5,12 persen.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kuartal I 2019 sebesar 5,07 persen, namun lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,27 persen,

Baca: BI: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat

“Saya kira (pertumbuhan ekonomi) akan ada di sekitar 5,1 persen bulat. Malah saya menduga mestinya sedikit ada, dibulatkannya 5,1 persen ke bawah bukan ke atas. 5,12 persen segitu,” kata Darmin, Jumat (2/8).

Darmin menjelaskan, pertumbuhan ekonomi kuartal II akan didorong oleh konsumsi rumah tangga dan investasi. Konsumsi rumah tangga pada kuartal I 2019 tercatat sebesar 5,01 persen. Sementara realisasi investasi sepanjang semester I 2019 sebesar Rp 395,6 triliun.

“Karena yang pertama investasinya juga oke. Yang kedua konsumsi rumah tangga juga masih oke. Ekonomi kita motor pertamanya, kan memang konsumsi masyarakat, baru investasi, baru ekspor impor sebenarnya,” jelas dia.

Meski begitu, dia menyampaikan, pertumbuhan ekonomi kuartal II tidak cukup besar karena ada tekanan dari ekonomi global. Saat ini ekonomi global mengalami perlambatan sehingga berpengaruh terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

“Memang ekonomi dunia juga melambat, perdagangan melambat, ekspor kita masih belum. Impornya malah turun beberapa bulan ini,” ujarnya. (sh/cnnindonesia/merdeka)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*