Sumber: antaranews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai, salah satu tantangan utama Indonesia adalah defisit neraca perdagangan.

Menurut Darmin, neraca perdagangan sangat dipengaruhi oleh kondisi global. salah satunya adalah perang dagang.

Dia menyebutkan, neraca perdagangan Indonesia memang selalu catatkan defisit, akan tetapi keyakinan investor masih tinggi.

“Walaupun neraca perdagangan defisit, optimisme investor masih tinggi,” ujarnya, Rabu (26/6).

Baca: BPS: Surplus Neraca Perdagangan Belum Ideal

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan nasional pada Mei 2019 mengalami surplus 0,21 miliar dolar AS karena kinerja positif dari ekspor nonmigas.

Akan tetapi, secara kumulatif neraca perdagangan Januari-Mei 2019 mengalami defisit sebesar 2,14 miliar dolar AS.

Meski demikian, kinerja ekonomi secara keseluruhan memperlihatkan tanda-tanda yang positif karena mampu tumbuh 5,07 persen hingga triwulan I-2019 yang diimbangi dengan laju inflasi 3,23 persen. (sh/law-justice/republika)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*