Tel Aviv, LiputanIslam.com–Menteri keuangan Israel, Moshe Kahlon, mengatakan bahwa Benjamin Netanyahu harus melepaskan jabatannya sebagai perdana menteri jika dia menjadi tersangka kasus korupsi.

“Jika perdana menteri menghadapi pengadilan, dia tidak akan bisa memenuhi tugasnya,” kata Kahlon dalam wawancara dengan Channel 2 Israel pada Jumat (16/3/18).

“Dia akan akan pergi atau ditinggalkan oleh [anggota] koalisinya,” imbuhnya.

Netanyahu saat ini berada di bawah tiga investigasi polisi terkait kasus penyuapan. Dia sendiri menolak tuduhan-tuduhan itu dan mengatakan dirinya sebagai korban “witch-hunt”.

Ucapan Kahlon ini keluar setelah terjadi perselisihan dalam koalisi partai Netanyahu mengenai wajib militer bagi orang-orang Yahudi ultra-ortodoks.

Seorang pengamat politik asal Israel, Yossi Verter, mengemukakan strategi Netanyahu dalam sebuah tulisan yang dirilis di media Haaretz.

“Semua faktor telah terlihat bagaimana seorang perdana menteri berkesempatan untuk kembali mengikuti pemilu, menang, dan membentuk pemerintahan baru, dan kemudian setelah dia didakwa, dia berargumen bahwa masyarakat tahu ia tidak bersalah karena telah memilihnya. Oleh karena itu ia dapat terus mengikuti persidangan sambil terus mengelola negara,” tulis Verter. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*