rubio-on-cubaWashington, LiputanIslam.com—Senator dari Partai Republik, Marco Rubio, mengatakan bahwa menghapus “konsesi” terhadap Kuba akan menjadi prioritas dalam pemerintahan baru Donald Trump. Pernyataan itu ia berikan kepada kantor berita NBC Minggu (27/11/16).

Senator berdarah Kuba-Amerika itu percaya bahwa Trump akan menepati janji kampanyenya untuk mengubah kebijakan pemerintah Kuba. Pada Desember 2014, Trump sempat mengkritik keputusan Obama untuk menormalisasi hubungan dengan negara itu—yang membuat pengusaha AS diizinkan berinvestasi di sana.

“Semua konsesi Barack Obama yang diberikan kepada rezim Castro dilakukan melalui permintaan ekskutif, yang artinya bisa dibatalkan oleh presiden selanjutnya,”  demikian kata Trump dalam kampanyenya di Miami pada September lalu. “Dan saya akan lakukan itu, kecuali jika rezim Castro bersedia memenuhi keinginan kita…”

Seperti yang dikatakan Rubio, kematian Fidel Castro tidak mengubah sistem pemerintah Kuba karena Castro telah memegang kekuasaan di negara itu selama bertahun-tahun.

“Tujuan kita bukan untuk menghukum [pemerintahan Kuba]. Tugas kita adalah mencari cara apa yang bisa kita lakukan… untuk pertama, mencapai kepentingan nasional Amerika Serika, dan kedua, membantu menciptakan transisi ke negara yang demokratik di masa depan.”  (ra/sputniknews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL