mahasiswa thailandBangkok, LiputanIslam.com — 2 mahasiswa Thailand terancam hukuman penjara hingga 15 tahun setelah dituduh menghina raja dalam sebuah pertunjukan drama panggung yang digelar di Thammasat University Oktober tahun lalu.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Senin (29/12), Patiwat Saraiyaem, (23 tahun) dan Pornthip Munkong (25 tahu) ditahan sejak Agustus lalu atas tindakan mereka memerankan Raja Thailand dalam peristiwa kerusuhan tahun 1973 berjudul “Wolf Bride”, yang dianggap telah menghina raja. Hukum Thailand mengancam siapa pun yang dianggap menghina raja dan keluarganya bisa dihukum penjara hingga 15 tahun.

Pementasan drama itu sendiri dilakukan di Thammasat University, Oktober tahun 2013. Pengadilan menolak permohonan penangguhan penahanan dengan jaminan. Beberapa orang lainnya yang terlibat dalam pementasan itu juga terancam hukuman.

AFP melaporkan, kedua mahasiswa itu dihadirkan di persidangan, Senin (29/12) dengan tanpa alas kaki. Sementara Patiwat harus mengenakan rantai di kakinya. Keduanya mengakui perbuatan mereka dengan harapan mendapatkan keringanan hukuman. Hakim mengatakan keduanya akan dijatuhi hukuman pada bulan Februari mendatang.

“Anak saya tidak bermaksud menghina kerajaana, ia hanya pemain,” kata ayah Patiwat, Aiyakan Saraiyaem, kepada AFP.

Media-media Thailand melaporkan kasus ini secara terbatas dan hingga saat ini tidak ada keterangan tentang bentuk penghinaan tersebut. Regim militer yang dikenal sebagai loyalis raja, telah menyatakan akan menjamin UU kerajaan ditegakkan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL