LiputanIslam.com – Pemerintah Kota Denpasar sangat memperhatikan sampah plastik yang sering mendominasi sampah laut. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI pun mengapreasi langkah pemkot Denpasar.

“Terkait dengan revitalisasi, tadi wali kota sudah menjelaskan pada saya sungai-sungai di Kota Denpasar ini jadi perhatian beliau, dan menurut saya itu sangat baik, untuk itu kami akan mendukung, saya sudah tanya berapa dananya, nanti dilihat berapa yang bisa didukung oleh pemerintah pusat tapi menurut saya Bali sudah kita “declare” sebagai pusat untuk regional capacity center,” ungkap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar, di Tukad Badung, Kamis (20/6).

Sampah plastik memang menjadi masalah serius di banyak negara, terlebih masalah sampah di lautan.

Baca Juga: Persoalan Sampah Plastik Harus Jadi Perhatian Pemerintah

Menteri Siti pun pernah membahasnya di forum Polandia. Baginya, Bali bisa menjadi pusat kota yang membersihkan laut apalagi dengan peraturan dari pemerintah kota Denpasar sendiri yang sangat memperhatikan sampah plastik.

“Kita juga bicarakan di forum di Polandia, dan dukungannya sangat bagus bahwa Bali menjadi pusat regional center, dan capacity building untuk membersihkan laut, nah kalau begitu maka saya kira kita mengkonsentrasikan Denpasar, saya juga berterima kasih adanya aturan-aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah, kota maupun provinsi, ada juga resistensi dari beberapa pihak dan sudah dibuktikan pengadilan dan saat ini kita juga masih harus mengikuti perkembangan itu,” lanjutnya.

Pemerintah Indonesia memang berkomitmen untuk mengurangi sampah plastik di lautan hingga 70 persen. Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*