m-nuhJakarta, LiputanIslam.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh meminta para guru menjamin kelancaran pelaksanaan ujian nasional. Imbauan itu ia sampaikan guna merespons protes yang dilontarkan sejumlah guru mengenai keterlambatan pembayaran tunjangan sertifikasi.

“Jangan dijadikan alat tawar. Tugas utama guru tetap harus dilaksanakan,” ujar dia, Kamis (1/5).

Protes atas keterlambatan tunjangan sertifikasi banyak dilontarkan sejumlah guru. Di berbagai media sosial, mereka mengeluhkan pemerintah daerah yang belum juga menyalurkan hak yang seharusnya diterima sejak 2010-2013. Sebagian di antara mereka bahkan mengancam tidak akan ikut mengawasi pelaksanaan UN yang akan dimulai pada 5 Mei 2014.

Nuh menjelaskan, tunggakan tunjangan dana sertifikasi sebenarnya telah disalurkan bersamaan dengan pencairan dana sertifikasi untuk periode kuartal I 2014. Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah segera membayarkan hak para guru sebelum 1 Mei 2014. “Kalau memang tidak ada iktikad baik, saya yang akan melaporkan kepada penegak hukum,” kata dia.(ca/tempo.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL