LiputanIslam.com–Luis Videgaray, Menteri Luar Negeri Meksiko yang baru menjabat, mengatakan negaranya tidak akan membayar dinding pembatas antar dua negara yang dicanangkan oleh Presiden terpilih AS, Donald Trump.

“Hal itu takkan terjadi,” kata Videgaray dalam pidatonya yang disiarkan di televisi pada Selasa (10/01/2017)  “Ini tak ada hubungannya dengan jumlah biaya pembangunan atau dari mana uang itu didapatkan, tetapi ini berhubungan dengan martabat dan kedaulatan nasional [Meksiko].”

Komentar tersebut dilayangkan setelah Trump mengatakan tagihan Wajib Pajak dari warga AS dapat dibayar dalam waktu dekat untuk pembangunan dinding, sembari menegaskan bahwa Meksiko akan membayar kepada Amerika nanti.

DaIam salah satu tweetnya yang diunggah Jumat lalu, Trump menulis “media yang tak jujur tidak memberitakan berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun Dinding Raksasa… yang akan dibayar oleh Meksiko sendiri nanti!”

Bukan hanya Videgaray, Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto juga sebelumnya sudah menolak proposal Trump untuk membangun dinding pembatas AS-Meksiko dan penutupan biaya oleh negaranya.

Trump, yang akan menjabat sebagai presiden tanggal 20 Januari mendatang, berkali-kali membahas ide pembangunan dinding di selatan untuk mencegah imigran masuk ke Amerika secara ilegal.

Untuk biaya pembangunan, Trump mengestimasikan biaya sebanyak $8 milyar, sedangkan Kongres memperkirakan $10 milyar. Namun, para ahli konstruksi menegaskan biaya sebenarnya bisa lebih dari dua kali lipat yang disebutkan Trump.

Trump memanggil imigran ilegal Meksiko sebagai pemerkosa dan kriminal, dan berjanji mendeportasi 11 juta dari mereka yang hidup bersembunyi di Amerika Serikat. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL