us Government_2Tysons Corner-Virginia, LiputanIslam.com — Salah satu media terbesar AS, USA Today, mengecam strategi terakhir yang dilakukan Presiden Barack Obama di Timur Tengah terkait dengan keberadaan kelompok ISIS. Menurut USA Today, yang dilakukan AS akan menjadikan Suriah sebagai “negara gagal” dan menimbulkan ketidakstabilan kawasan.

Sebagaimana diketahui, Barack Obama telah menginstruksikan serangan lebih besar terhadap kelompok ISIS, tidak saja di Irak, namun juga di Suriah.

“Seperti yang terjadi di Libya, intervensi AS untuk menumbangkan pemerintahan anti-AS bisa menciptakan sebuah negara gagal yang lain dan ketidakstabilan di Timteng,” tulis USA Today dalam editorialnya hari Minggu (14/9), sebagaimana dilaporkan Russia Today.

Menurut USA Today, strategi yang dilakukan AS di Libya pada tahun 2011 dan apa yang dilakukan di Suriah saat ini adalah sama. Hal ini akan membuat Suriah menjadi negara gagal dan mengalami nasib yang sama dengan Libya.

Seperti diketahui, pada tahun 2011, AS membantu kelompok-kelompok “moderat” Libya untuk menumbangkan regim pemerintahan yang anti-AS, sebagaimana dilakukan AS di Suriah saat ini. Namun kemudian ternyata kelompok-kelompok “moderat” itu berubah menjadi radikal dan menjerumuskan Libya ke dalam ketidakstabilan.

Tidak sampai di situ, kelompok-kelompok radikal yang terkait dengan Al Qaida itu kemudian menjadi ancaman keamanan di kawasan sekitarnya.

“Kami khawatir dengan kelompok milisi seperti Ansar al Shariah di Libya dan lain-lainnya terus menimbulkan kekacauan dan menyebar ke Aljazair, Mesir, … Suriah, Lebanon, Irak dan negara-negara lainnya dan menjadi ancaman keamanan serius bagi seluruh dunia,” tulis USA Today mengutip pernyataan Gerald Feierstein, Deputi Asisten Menlu urusan Timur Dekat.

Menurut USA Today, kelompok-kelompok pemberontak “moderat” Suriah yang saat ini didukung AS bisa berubah menjadi kelompok radikal dan menjadi musuh bagi kepentingan AS.

Di sisi lain, tujuan utama kelompok militan Suriah menumbangkan regim Bashar al Assad, bercampur aduk dengan kepentingan AS yang sama.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL