mccainWashington, LiputanIslam.com—Senator Senior dari Partai Republik, John McCain, menolak tuduhan pejabat-pejabat Amerika bahwa Rusia campur-tangan di dalam pemilu presiden pada 8 November lalu.

Berbicara di Forum Keamanan Halifax Internasional di Washington pada Minggu (20/11/16), McCain mengatakan rakyat Amerika tidak perlu hacker Rusia untuk memberitahu mereka siapa yang harus dipilih.

“Saya tidak berpikir hasil pemilu itu dipengaruhi oleh peretasan Rusia. Saya rasa rakyat Amerika mengerti siapa yang mereka pilih tanpa bantuan dari hacker Rusia,” kata  McCain.

Pernyataan McCain tersbut datang setelah National Security Agency (NSA) menyatakan Rusia benar-benar meretas beberapa organisasi di Pasrtai Demokrat.

Setelah kandidat dari Demokrat, Hillary Clinton, kalah atas Donald Trump, Demokrat menuduh Rusia telah membantu Trump menang dengan cara mengekspos rahasia tentang Clinton.

Ribuan email yang diretas dari asisten Clinton memperlihatkan fakta mengejutkan tentang tim kampanyenya. Hal itu membuat Partai Demokrat dan Presiden Obama memperingatkan tentang intervensi Rusia dalam proses pemilu.

Namun, McCain tetap menilai bahwa isu keamanan cyber sangat penting dan bahkan membutuhkan komite tersendiri untuk mengurusnya.

“Saya percaya penting bagi kita untuk membangun komite khusus untuk mengurus seluruh isu kemanan cyber,” katanya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL