Washington, LiputanIslam.com—Senator Partai Republik, John McCain, mengatakan bahwa pemecatan Penasehat Keamanan Nasional Trump, Michael Flynn,  menunjukkan pemerintahan Trump berada dalam “kekacauan.”

McCain menyatakan hal tersebut di Konferensi Keamanan Munich pada Jumat (17/02/17), beberapa hari setelah Flynn dipaksa mundur dari jabatannya karena tuduhan hubungannya dengan Rusia.

“Saya pikir isu Flynn jelas-jelas menunjukkan bahwa banyak aspek di pemerintahan ini berada dalam kekacauan dan mereka punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” kata McCain.

“Presiden, menurut saya, membuat pernyataan yang bertentangan dengan apa yang ia lakukan,” tambahnya.

Komentar ini dilontarkan McCain setelah Trump secara kontroversial menyebut aliansi militer NATO sebagai “barang usang” karena tak bisa mencegah serangan teror. Trump juga meminta anggota NATO untuk membayar sesuai ketentuan ke AS untuk mendapatkan dukungan keamanan.

Flynn mundur dari jabatannya pada Senin (13/02/17) setelah ditemukannya bukti bahwa dia telah bertemu Duta Besar Rusia untuk AS untuk mendiskusikan sanksi anti-Rusia yang dikeluarkan mantan Presiden Barack Obama. Pertemuan itu dilakukan tepat sebelum pelantikan Trump.

Tuduhan yang sama sebelumnya diberikan kepada Trump selama masa kampanye presiden AS. Trump sempat memperlihatkan keinginannya untuk bekerjasama dengan Moscow dalam isu-isu penting.

Meski mengkritisi Trump, McCain meminta kepada para anggota forum agar tidak menyerah atas Washington.

“Ini adalah saat-saat penuh resiko, namun Anda tidak boleh meninggalkan Amerika, dan kita tidak boleh meninggalkan satu sama lain,” katanya.  (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL