kereta api mayatKharkiv, LiputanIslam.com — Mayat-mayat korban jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH-17 akhirnya tiba di Kharkiv, Selasa (22/7) setelah meninggalkan wilayah yang dikuasai pemberontak separatis. Mayat-mayat itu diangkut dengan rangkaian kereta api yang terdiri dari 5 gerbong berpendingin.

Rangkaian kereta api itu tiba di stasiun Kharkiv-Balashovsky dan selanjutnya diangkut ke pabrik tank Malyshev. Demikian laporan Interfax-Ukraine sebagaimana dikutip BBC, Selasa (22/7).

Di tempat tersebut, mayat-mayat itu selanjutnya dimasukkan ke unit-unit mesin pendingin yang disediakan pemerintah Belanda. Selanjutnya, pemerintah Ukraina menyebutkan akan mengirimkan mayat-mayat itu ke Belanda, negara dengan korban jiwa terbanyak, pada hari Selasa itu juga. Di negeri itu selanjutnya akan dilakukan identifikasi forensik.

Sementara itu negara-negara yang warganya menjadi korban kecelakaan terbesar seperti Belanda, Australia dan Inggris, menyatakan keprihatinannya dengan kondisi tempat kejadian kecelakaan yang telah berubah bentuk dan dikhawatirkan telah menghilangkan banyak bukti.

Jubir tim pengamat OSCE Michael Bociurkiw, mengatakan bahwa bagian-bagian pesawat yang besar telah dipotong-potong dan sebagian besar bagian-bagian itu telah berubah bentuk.

Negara-negara barat beramai-ramai menuduh pesawat MH-17 telah ditembak oleh pemberontak separatis dengan rudal yang disuplai oleh Rusia. Sebaliknya Rusia menuduh Ukraina-lah yang bertanggungjawab atas musibah tersebut.

Pejabat tinggi militer Rusia Letjen Andrey Kartopolov dalam konperensi pers yang digelar hari Senin mengungkapkan bahwa sebuah pesawat tempur Su-25 Ukriana diketahui telah membuntuti MH-17 sebelum pesawat berpenumpang 280 dan berawak 15 orang itu jatuh. Kartopolov juga menunjukkan bukti-bukti keberadaan sistem pertahanan udara BUK milik Ukraina yang diduga kuat sebagai penembak jatuhnya MH-17.

Sementara itu pada hari Senin petang para pemimpin separatis di wilayah Donetsk, termasuk Alexander Borodai yang ditunjuk sebagai PM Republik Rakyat Donetsk People, menyerahkan kotak hitam pesawat MH-17 kepada pejabat Malaysia dalam sebuah seremoni di kota Donetsk.

Dengan kotak hitam itulah diharapkan misteri jatuhnya pesawat MH-17 dapat terkuak.

Pengiriman mayat-mayat korban dan penyerahan kotak hitam tersebut berlangsung setelah dilangsungkannya pembicaraan antara Borodai dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL