Jakarta, LiputanIslam.com—Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan, kondisi pengungsi Muslim Rohingya jauh lebih buruk dari yang diberitakan media.

“Ini adalah tragedi yang lebih buruk dari apa yang digambarkan CNN atau BBC…” katanya kepada wartawan dalam kunjungannya ke Indonesia pada Selasa (23/1/18).

Menurut PBB, terdapat sekitar 655.000 warga Muslim Rohingya yang melarikan diri dari tempat tinggal mereka, Rakhine state, dan menjadi pengungsi di Bangladesh akibat kekerasan yang mereka hadapi sejak Agustus tahun lalu. Kekerasan itu diduga dilakukan oleh tentara Myanmar dan kelompok ektrimis Buddha.

Di tengah krisis kemanusiaan yang terjadi, Mattis mengaku bahwa “AS telah terlibat penuh di bidang diplomatik untuk menyelesaikan hal ini, terlibat dalam bantuan kemanusiaan, dan memberikan banyak uang kemanusiaan,”

Sebelumnya, AS menuduh pemerintah Myanmar telah melakukan “pembersihan etnis” atas kelompok minoritas Rohingya, dan mengecam pemimpin negara itu, Aung San Suu Kyi.

Sampai kini, Myanmar melabeli satu juta kelompok Rohingya sebagai “imigran ilegal” dari Bangladesh, dan menolak menerima mereka sebagai penduduk sah meski pada faktanya Rohingya telah menempati negara itu selama bergenerasi. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*