Washington, LiputanIslam.com—Menteri Pertahanan AS James Mattis membantah klaim bahwa kemungkinan perang dengan Korea Utara meningkat sejak Donald Trump menjabar sebagai presiden.

Menurutnya, AS selalu mempertahankan solusi diplomatik di dalam konflik dengan Korut, daripada solusi militer.

“Sejauh situasi dengan Korea, [kami] selalu berada di jalur diplomatik,” katanya kepada wartawan di Gedung Putih pada Rabu (7/2/18).

“Kami melihat aksi diplomasi yang lebih kuat,” katanya ketika membicarakan serangkaian resolusi DK PBB yang bertujuan menekan Pyongyang.

Pernyataan Mattis tersebut keluar setelah wakil presiden AS Mike Pence mengumumkan bahwa AS akan menjatuhkan “sanksi paling kuat” kepada Korut.

Selama ini, pemerintah Trump mengaku lebih mementingkan solusi diplomatis untuk memaksa Korut menghentikan program nuklir mereka, meski AS juga tidak menutup kemungkinan atas opsi-opsi lain, termasuk opsi militer.

Di pihak lain, Korut membela program nuklir mereka sebagai bentuk pertahanan terhadap potensi serangan dari AS dan sekutu-sekutu regionalnya, termasuk Korea Selatan.

Korut menuding latihan militer bersama yang tengah dijalankan oleh AS, Korsel, dan Jepang adalah latihan perang sungguhan melawan negara mereka. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL