Sumber: tribratanewsbengkulu.com

Bengkulu, LiputanIslam.com– Masyarakat Indonesia di berbagai daerah secara bersamaan melakukan Deklarasi Tolak Kerusuhan. Di Bengkulu, masyarakat bersama pihak kepolisian mendeklarasikan tolak kerusuhan yang di pusatkan di Area Sport Center Pantai Panjang Kota Bengkulu, pada Minggu (23/6).

Masyarakat menolak aksi kerusuhan dalam bentuk apapun di Indonesia. “ Kami semua cinta kedamaian dan kesejukan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif di Provinsi Bengkulu,” ucap masyarakat serentak.

Hal yang sama juga terjadi di Bandung. Puluhan ribu warga padati Lapangan Gazebo Kota Bandung mengikuti kegiatan “Olah Raga Babarengan Jabar Sauyunan untuk Indonesia Damai Rajut Kebhinekaan Tolak Kerusuhan,” yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi.

“Saya pun inginkan agar masyarakat Jawa Barat bersama TNI-Polri dan Pemprov Jabar agar senantiasa menjaga perdamaian dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa untuk menjaga NKRI. Kita sepakati bersama bahwa NKRI adalah harga mati,” tegasnya.

Baca: Hamdan Zoelva Imbau Tak Ada Aksi Saat Putusan MK

Sementara deklarasi di Kalimantan Timur dilaksanakan di Lapangan Merdeka (Lapmer), Balikpapan. “Kita berharap bahwa dengan adanya deklarasi ini, semua kembali menyatukan langkah, menyatukan tekad, untuk tetap menjaga Kaltim agar tetap kondusif dan tentunya kita menolak segala bentuk kerusuhan,” ucap Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto. (aw/gatra/pikiran-rakyat).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*