Jakarta, LiputanIslam.com — Massa yang menjadi peserta Reuni 212 terlihat mulai meninggalkan kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (2/12), seiring berakhirnya kegiatan tersebut pukul 09.30 WIB, diiringi pengumuman dari pengeras suara agar peserta meninggalkan lokasi secara tertib.

Sebelumnya, massa Reuni 212 sudah berdatangan sejak Minggu (30/11) malam, dan mengawali kegiatan dengan shalat tahajud yang dipimpin Syekh Amar dari Palestina.

Kegiatan kemudian dilanjutkan istighatsah dzikir dan shalat subuh berjamaah di Masjid Istiqlal, kemudian menuju Monas. Sebagian ada juga yang langsung menuju Monas.

Mereka yang datang berkelompok menggunakan bus dan kendaraan pribadi itu tidak hanya dari sekitar Jakarta tettapi juga kota lain seperti Solo, Yogyakarta, dan beberapa kota di Jawa Barat hingga Aceh.

Sejumlah petugas kepolisian dan.TNI disiagakan untuk mengamankan kedatangan massa Reuni 212 di Monas itu, termasuk mengatur kelancaran lalu lintas.

Baca juga: Wamenag: Reuni 212 Boleh Saja Asal Diisi Hal Kebaikan

Imbasnya, Polda Metro Jaya memberlakukan pembebasan aturan ganjil genap selama pagi hari ini.

“Iya seluruh ruas jalan (ditiadakan ganjil genap), tapi yang pagi hari aja ya,” kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya komisaris Polisi Fahri Siregar saat dikonfirmasi wartawan.

Seperti yang diketahui kebijakan ganjil genap di DKI Jakarta telah dilakukan di 25 titik ruas jalan mulai pukul 06.00- 10.00 WIB, namun akibat acara Reuni 212 terjadi kepadatan lalu lintas di beberapa titik ruas jalan termasuk di ruas jalan yang terkena aturan ganjil genap.

Oleh karena itu aturan ganjil genap khusus pagi hari ini ditiadakan, namun kembali berlaku pada sore hari saat massa 212 sudah selesai menggelar reuni akbar. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*