south-sudanJonglei, LiputanIslam.com — Segerombolan massa bersenjata yang berpura-pura menjadi demonstran damai di kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Sudan Selatan, berhasil masuk ke kawasan yang melindungi sekitar 5.000 pengungsi dan melakukan penembakan. Akibatnya sebanyak 20 orang dikabarkan tewas.

“Massa bersenjata memaksa masuk ke wilayah tersebut dan menembaki para pengungsi yang berlindung di dalam pangkalan,” kata juru bicara PBB, Stephane Dujarric, di Jonglei, Sudan Selatan, kepada Reuters, Jumat (18/4).

Sumber PBB yang berbicara dengan syarat anonim menuturkan, setidaknya 20 orang tewas dan 60 orang terluka dalam serangan di pangkalan PBB di Kota Bor, negara bagian Jonglei pada Kamis ( 17/4). Di pangkalan ini, banyak pasukan perdamaian yang berasal dari India dan Korea Selatan.

Sementara itu, Dujarric mengatakan, puluhan warga sipil dan dua penjaga perdamaian PBB terluka. Namun jumlah korban tewas belum dikonfirmasi. Para penjaga tidak siap dengan serangan yang dilancarkan, sebab para penyerang berkedok demonstran damai yang berniat mengajukan petisi ke UNMISS (misi perdamaian PBB).

Lebih dari satu juta orang telah meninggalkan rumah mereka sejak pertempuran meletus di negara termuda di dunia pada bulan Desember lalu. Pertempuran di sejumlah daerah terjadi antara pasukan pendukung Presiden Salva Kiir dan tentara yang setia kepada Wakil Presiden Riek Machar yang dipecat.(ca/tempo.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL