anggota boko haramAbuja, LiputanIslam.com — Mendekati satu bulan pencarian, lokasi persembunyian kelompok milisi Boko Haram yang menculik 300 pelajar perempuan mulai terkuak.

Pasukan khusus marinir AS dikabarkan telah menemukan jejak kelompok milisi brutal itu. Mereka bersembunyi di satu tempat terpencil di kawasan hutan Sambisa di negara bagian Borno. Selain itu dikabarkan juga marinir AS telah menangkap 2 orang anggota Boko Haram.

Media Vanguard, Sabtu (10/5), memberitakan pasukan marinir itu sudah tiba di Maiduguri untuk segera memasuki kawasan hutan. Dengan bantuan peralatan satelit, pasukan marinir AS mencari keberadaan pelajar-pelajar itu dan mengirimkan hasil foto satelit tersebut ke pangkalan mereka di Maiduguri.

Presiden AS memenuhi janjinya mengirimkan pasukan untuk membantu pemerintah Nigeria membebaskan para pelajar yang diculik dari sekolah mereka di Chibok, 14 April malam. Menteri Luar Negeri AS John Kerry menjelaskan pasukan marinir itu tiba di Nigeria pada hari Jumat (9/5). Namun media-media independen seperti infowars.com mengabarkan marinir AS telah berada di Nigeria sejak hari Rabu (7/5).

Selain Amerika, tawaran bantuan kerja sama memburu kelompok Boko Haram juga datang dari negara lain, seperti Prancis, Inggris, dan Cina. Prancis akan menempatkan 3.000 anggota pasukannya di negara-negara tetangga Nigeria untuk membantu menghadapi milisi di wilayah Sahel. Sedangkan satelit milik Inggris dan peralatan canggih lainnya akan digunakan untuk mengejar milisi itu. Begitu juga Cina yang siap memberikan bantuan intelijen dengan menggunakan jaringan satelitnya.

“Kami sedang melakukan segala hal yang memungkinkan untuk menghadapi Boko Haram. Seluruh dunia seharusnya tidak hanya dapat mengutuk dan marah, tapi harus melakukan segala cara yang memungkinkan untuk membantu Nigeria ke depan,” kata Kerry, seperti dikutip Vanguard, Sabtu (10/5).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan tim ahli dari Inggris sudah tiba di Abuja. Tim ini akan memberikan bantuan saran dan dukungan kepada pejabat Nigeria untuk merespons penculikan lebih dari 200 pelajar perempuan.

Presiden Nigeria Goodluck Jonathan mengatakan penculikan yang dilakukan oleh milisi Boko Haram akan menjadi awal dari kehancuran Boko Haram. Dikabarkan juga pemerintah Nigeria telah mengerahkan 2 divisi pasukan untuk mencari para pelajar yang diculik.

Namun muncul informasi bahwa para pelajar perempuan itu telah dikirim ke kota-kota di perbatasan Nigeria dengan Chad, Kamerun, dan Republik Niger.
Penangkapan Anggota Boko Haram
Sementara itu situs infowars.com, pada hari Jumat (9/5) melaporkan adanya penangkapan 2 anggota Boko Haram oleh personil marinir AS.

Mengutip Mayjend Chris Olukolade, direktur dinas informasi militer Nigeria, 2 anggota Boko Haram ditangkap di Any­ibe, Provinsi Benue. Keduanya ditangkap karena memiliki senjata. Senjata-senjata itu termasuk 2 senapan serbu, 3 pistol buatan sendiri dan 61 butir peluru.(ca/tempo/infowars.com)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL