fujimoriLima, LiputanIslam.com — Pengadilan Peru, Kamis (8/1), menghukum mantan presiden Albert Fujimori, delapan tahun penjara atas tuduhan penyelewengan keuangan negara untuk memanipulasi media.

Namun hukuman itu hanya memiliki dampak simbolis karena sebelumnya Fujimori telah dijatuhi hukuman penjara selama 25 tahun karena pembunuhan politik terhadap 25 anggota kelompok pemberontak komunis Shining Path. Di Peru tidak mengenal hukuman akumulatif.

Selain hukuman itu, Fujimori juga diperintahkan membayar denda senilai $1 juta. Atas vonis tersebut Fujimori (76 tahun) mengatakan ia akan mengajukan banding. Demikian seperti dilaporkan kantor  berita Antara.

“Saya menolak vonis itu, saya tidak bersalah,” katanya.

Persidangan 14 bulan itu merupakan yang kelima bagi Fojimori, setelah diekstradisi dari Chile tahun 2007.

Fujimori menjadi presiden tahun antara tahun 1990-2000, dan telah dipenjara di satu pangkalan polisi di Lima sejak tahun 2007.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*