sarkozyParis, LiputanIslam.com — Mantan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy ditahan penyidik untuk dimintai keterangannya tentang sangkaan penyalahgunaan kekuasaan.

Sarkozy ditahan di Nanterre, dekat Paris, dalam satu langkah hukum yang tidak pernah terjadi sebelumnya pada seorang mantan presiden di Perancis. Langkah ini juga menjadi pukulan telak bagi Sarkozy yang hendak maju kembali sebagai kandidat presiden tahun 2017. Demikian laporan BBC News, Selasa (1/7).

Sarkozy dimintai keteragan tentang tuduhan melakukan tekanan kepada seorang hakim atas kasus penyelewengan dana kampanye yang melibatkannya.

Sumber-sumber penyelidikan menyebutkan bahwa Sarkozy yang berkuasa antara tahun 2007 hingga 2012, telah menjanjikan kedudukan prestisius di Monako kepada hakim Gilbert Azibert, dengan imbalan informasi terkait penyelidikan kasus penyelewengan dana kampanye yang melibatkan Sarkozy.

Sarkozy diduga juga melakukan tindakan ancaman terahadap sang hakim.

Azibert juga telah dimintai keterangan tentang kasus itu hari Senin (30/6), sebagaimana juga hakim Patrick Sassoust dan pengacara Sarkozy,  Thierry Herzog.

Sarkozy yang terkenal dengan gaya hidupnya yang glamour dengan puluhan mobil mewah koleksinya serta istri seorang artis terkenal, sebelumnya juga telah tersandung beberapa skandal keuangan lainnya, meski belum sampai pada tahap penyelidikan oleh aparat keamanan.

Ia, misalnya dikabarkan menerima suap dari perusahaan kosmetik terkenal Perancis hingga diktator Libya Moammar Khadaffi.

Berdasar ketentuan, penyidik bisa menahan Sarkozy selama 24 jam, dan diperpanjang lagi selama masih diperlukan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL