burzacoRoma, LiputanIslam.com — Seorang pengusaha Argentina yang pernah menjadi pejabat FIFA dan menjadi buronan karena keterlibatan kasus suap di FIFA akhirnya menyerahkan diri kepada polisi Italia, Selasa (9/6).

Alejandro Burzaco merupakan pemilik perusahaan marketing olahraga ‘Torneos y Competencias’ di Argentina. Ia termasuk dari 14 pejabat dan mantan pejabat FIFA yang dituduh terlibat dalam praktik suap dan korupsi di induk organisasi paling populer dan terbesar di dunia itu.

Penyidik AS dan interpol telah mengeluarkan surat penangkapan atas dirinya. Ia menghilang setelah penangkapan 7 pejabat FIFA di Swiss dan AS tanggal 27 Mei lalu. Media-media Swiss melaporkan, saat penangkapan itu ia tidak berada di kamarnya di sebuah hotel di Zurich, Swiss.

Burzaco, yang juga memiliki passport Italia menyerahkan diri kepada polisi di kota Borzano di utara Italia, dengan ditemani 2 orang pengacara, Selasa kemarin. Kemudian ia ditahan di sebuah sel di kantor polisi setempat. Demikian BBC News melaporkan dengan melansir laporan media Spanyol Efe.

Penyidik federal AS menyebutkan bahwa Burzaco telah melakukan konspirasi untuk mendapatkan hak siaran olahraga dengan meyuap federasi sepakbola regional bawahan FIFA, senilai $110 miliar.

Penyidik Argentina juga telah mengeluarkan perintah penangkapan atas dirinya, menyusul tuduhan itu.

Jaksa Federal Argentina, Marcelo Martinez de Giorgi mengancam Burzaco dan 2 orang warga Argentina lainnya Hugo Jinkis dan Mariano Jinkis, akan menetapkan mereka sebagai buronan jika tidak menyerahkan diri.

Adapun keberadaan ayah dan anak Hugo dan Mariano Jinkis, saat ini masih belum diketahui. Pada tanggal 1 Juni lalu Interpol mengeluarkan surat penangkapan terhadap mereka bertiga.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL