petraeusWashington DC, LiputanIslam.com — Para penyidik Kejaksaan Agung AS telah merekomendasikan untuk mengajukan mantan Direktur CIA dan jendral senior AS David Petraeus ke pengadilan dangan dakwaan membocorkana rahasia negara kepada kekasihnya. Demikian laporan New York Times sebagaimana dikutip BBC News, Sabtu (10/1).

Menurut laporan tersebut dengan mengutip keterangan seorang pejabat Kejaksaan Agung AS yang tidak disebutkan namanya, para penyidik kini momfokuskan pada kemungkinan Petraeus memberikan akses kepada mantan kekasih gelapnya sekaligus penulis biografinya, Paula Broadwell, terhadap sejumlah informasi penting CIA, saat ia menjadi Direktur CIA.

New York Times menyebut bahwa para penyidik dari FBI menemukan file dokumen-dokumen rahasia di komputer Broadwell setelah Petraeus mengundurkan diri dari jabatannya tahun 2012, setelah hubungan gelap mereka terbuka ke umum.

Menurut laporan itu, saat ini keputusan apakah akan mendakwa Petraeus atau tidak berada di tangan Jaksa Agung Eric Holder.

Pengacara Petraeus tidak bersedia berkomentar tentang kabar ini. Namun Petraeus beberapa waktu lalu telah membantah mengenai kabar ini.

Hubungan gelap Petraeus dan Broadwell dimulai tahun 2011 ketika Broadwell menulis buku biografi Petraeus. Pada saat yang sama Petraeus diangkat sebagai Direktur CIA, setelah sebelumnya dianggap berhasil memimpin pasukan AS di Afghanistan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*