potret Nkosi Zwelivelile Mandela, cucu Nelson Mandela. Sumber: Timeslive

London, LiputanIslam. Com—Anggota parlemen Afrika Selatan dan cucu Nelson Mandela, Nkosi Zwelivelile Mandela, menyampaikan pidatonya di acara Palestina Expo Yang berlangsung pada Minggu (7/7), kemarin.  Di dalam pidatonya,  ia menekankan bahwa rakyat Afrika memiliki hubungan sejarah Yang kuat dengan orang-orang Palestina. “Kami memiliki kewajiban moral untuk mendukung BDS (Boikot, Divestasi,  dan Sanksi) dan mendukung perjuangan Palestina, ” ucapnya.

Dalam pidatonya, ia juga membahas upaya yang dilakukan oleh kelompok anti-Palestina, pengacara Inggris untuk Israel (UKLFI), untuk membatalkan Palestina Expo. Ia menyebut mereka sebagai pembela kejahatan kemanusiaan.

Baca: Palestina Expo Diadakan di London, Rayakan Budaya Palestina

Selain itu,  Mandela menjelaskan bahwa perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kebebesan telah menginspirasi rakyat Afrika untuk turut memperjuangkan kebebasan mereka.

Atas dasar itu, kebebasan yang dirasakan oleh rakyat Afrika Selatan, tidak akan lengkap tanpa pembebasan rakyat Palestina dari kolonialisasi Israel.

“Saya sering ditanya,  mengapa perjuangan Palestina begitu penting bagi Afrika Selatan?”, Mandela menjawab pertanyaan itu dengan mengatakan, “Perjuangan kami belum lengkap tanpa kebebasan rakyat Palestina.”

Baca: Abbas, Palestina Tolak Mediasi AS

Palestina Expo digelar oleh LSM Friends of al-Aqsa(FOA) di London,  Inggris.

Meskipun hendak diboikot oleh organisasi Pengacara Inggris untuk Israel (UKLFI), acara ini tetap berjalan sukses dan mendapatkan dukungan yang besar dari para pendukung Palestina. Palestina Expo dimeriahkan oleh talkshow, pameran seni, buku, pakaian, parfum, rempah-rempah dan banyak lagi.(FD/memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*