Maliki

Perdana Menteri irak, Sumber Foto: Press TV

LiputanIslam.com — Perdana Menteri Irak Nouri al – Maliki menuduh beberapa negara asing mendukung ISIS/ISIL di negaranya dalam upaya untuk menabur konflik sekterian di negara Irak.

Dalam sebuah wawancara hari  Kamis ditayangkan di jaringan televisi al-Iraqiya,  pemimpin Irak menekankan bahwa ada beberapa negara yang sama sekali tidak menginginkan adanya ISIS/ISIL di wilayah mereka, namun mereka menghendaki agar ISIS/ISIL tetap bercokol di Irak untuk menyebarkan konflik sekterian.

Mengacu kepada negara-negara Arab di Teluk Persia, khususnya negara Arab Saudi, Maliki lebih lanjut menyatakan, “Kami tahu ISIS/ISIL secara detail, termasuk hubungan mereka dengan pihak yang berada di luar negeri dan sumber dananya.

Mengomentari situasi di Anbar,  Maliki mengatakan bahwa provinsi tersebut berada dalam kendali Tentara Irak kecuali kota Fallujah.

Irak mengalami kekerasan mengerikan sejak tahun 2008. Dalam beberapa pekan terakhir, Anbar telah menjadi ajang pertempuran mematikan antara pasukan keamanan Irak dan militant ISIS/ ISIL.

Kekerasan meletus di Anbar pada Desember 2013 ketika Tentara irak ‘membersihkan’  kamp anti – pemerintah di kota Ramadi. Pihak berwenang Irak mengatakan bahwa kamp tersebut telah digunakan sebagai markas bagi pimpinan al- Qaeda.

Pertumpahan darah tersebut kemudian menyebar ke Fallujah. Dalam komentar serupa pada bulan Januari, Maliki mengecam rezim al-Saud yang telah mendukung kelompok-kelompok teroris yang beroperasi di dalam negaranya, dan  menekankan , ” Tentara Irak sedang dalam perang terbuka melawan teroris.  Arab Saudi adalah negara yang telah mengirim senjata beserta  teroris [ke Irak].” (LiputanIslam.com/AF)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL