Muhammad-Rizalman-IsmailKualalumpur, LiputanIslam.com — Melaysia menyerahkan seorang diplomatnya yang terlibat tindakan pelecehan seksual untuk diadili di Selandia Baru.

BBC News melaporkan, Jumat (24/10), bahwa Muhammad Rizalman bin Ismail kini tengah dalam proses pengiriman dan akan tiba di Wellington, Selandia Baru, hari Sabtu (25/10).

Pada bulan Mei lalu Rizalman yang merupakan diplomat muda Malaysia di Selandia Baru, diduga telah melakukan percobaan pemerkosaan terhadap seorang wanita muda di Wellington. Namun ia menghindar dari penahanan polisi dengan berlindung di balik kekebalan diplomat, dan kembali ke negaranya tidak lama kemudian.

Hal itu memicu kemarahan publik Selandia Baru, dan pemerintah pun menuntut Rizalman diserahkan untuk diadili di Selandia Baru.

Seorang pejabat Malaysia mengatakan kepada media Malaysia The Star bahwa Rizalman kini berada di bawah kawalan polisi Selandia Baru dan Malaysia sebelum diterbangkan ke Selandia Baru.

Saat peristiwa terjadi, Rizalman bekerja sebagai staff asisten pertahanan Komisi Tinggi Malaysia di Wellington dan telah bekerja selama setahun.

Ia dituduh telah membuntuti Tania Billingsley ke rumahnya di kawasan Brooklyn di luar kota Wellington pada tanggal 9 Mei lalu, menerobos rumahnya dan mencoba memperkosanya di kamarnya.

Kasus ini pun mengundang kemarahan publik Selandia Baru, terutama setelah Billingsley muncul dalam sebuah wawancara di televisi, mengkritik sikap pemerintah yang tidak bisa melindungi warganya. Kasus ini juga menimbulkan ketegangan diplomatik antara kedua negara.

Media Selandia Baru Stuff melaporkan, saat ini tengah berlangsung penyelidikan internal di Kementrian Luar Negeri atas tuduhan para pejabatnya sengaja membantu pelarian Rizalman.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL