lokasi temuan gambar puing

Sumber foto: AFP

Beijing, LiputanIslam.com — Satelit China telah menerbitkan gambar satelit yang menunjukkan “tiga benda mengambang” di Laut Cina Selatan, yang diduga merupakan puing-puing pesawat MH370 Malaysia yang lenyap dengan 239 orang penumpang di dalamnya, merupakan petunjuk baru atas  insiden yang paling mencengangkan dalam sejarah penerbangan modern.

Malaysia yang berusaha memulihkan citranya atas kritikan terkait tentang penanganan hilangnya MH370, mengirim sebuah pesawat untuk menyelidiki hasil temuan tersebut. Malaysia juga bersumpah untuk mencari semua petunjuk yang konkret atas MH370.

Pencarian Malaysia Airlines MH370 yang memasuki hari keenam telah dikacaukan dengan banyaknya petunjuk-petunjuk palsu, rumor yang menyebar luas dan pernyatan-pernyataan yang tidak akurat dari berbagai pihak.

Pencarian pesawat kini meliputi kedua sisi Semenanjung Malaysia seluas hampir 27.000 mil laut (lebih dari 90.000 kilometer persegi) kira-kira seluas wilayah Portugal, dan melibatkan angkatan laut dan angkatan udara dari beberapa negara termasuk Indonesia.

Teori yang berkembang tentang kemungkinan penyebab hilangnya pesawat antara lain: kerusakan pesawat, pembajakan, serangan rudal, bahkan ada yang berpendapat bahwa insiden ini disebabkan bom bunuh diri.

Benda-benda yang terdeteksi oleh satelit Cina terlihat sekitar 200 kilometer (124 mil) di sebelah timur dari lokasi kontak terakhir pesawat tersebut, yaitu di pertengahan jalan antara pantai Malaysia dan Vietnam. Sehingga Gerry Soejatman, seorang analis penerbangan di Jakarta mengungkapkan sangat masuk akal jika puing-puing pesawat diperkirakan ada di sana.

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Vo Van Tuan menyatakan keheranannya. Menurutnya, seperti yang dikabarkan AFP, “Foto-foto satelit ini diambil oleh pihak Cina pada hari Minggu, tapi mereka baru memberitahu kami sekarang. Kami sedang menyelidiki informasi ini, ” katanya.

Pihak berwenang AS mengatakan satelit mata-mata mereka telah mendeteksi ada tanda-tanda ledakan di udara. Sebelumnya, juga dikabarkan bahwa sebelum pesawat Malaysia Airlines lenyap, regulator AS telah memperingatkan adanya “retak dan korosi” pada pesawat Boeing 777 yang dapat menyebabkan penurunan drastis pada tekanan kabin. The Federal Aviation Administration telah mengirimkan draft peringatan pada bulan September dan mengeluarkan instruksi akhir pada tanggal 5 Maret, tiga hari sebelum MH370 menghilang. (LiputanIslam/afp/af)

.
.

.
.

.

..

..

..

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL