malawiLilongwe, LiputanIslam.com — Mimpi Muslim Malawi memiliki saluran televisi Islam pertama akhirnya terwujud. Dalam waktu tak lama lagi, stasiun Islam TV akan mengudara.

Saat ini, persiapan terus dilakukan. Pembangunan studio dipercepat. Program-program televisi pun telah disiapkan.

“Kami terus melakukan persiapan, termasuk studi ke sejumlah stasiun televisi yang sudah ada. Harapannya kami bisa memberikan apa yang terbaik buat pemirsa,” ucap Syekh Mustahab Ayami, penasihat senior Islam TV, seperti dilansir onislam.net. Senin (12/5).

Sejak memperoleh izin tahun 2013, umat Islam begitu antusias mempercepat persiapan Islam TV. Ayami mengatakan televisi merupakan medium yang sangat penting bagi umat Islam guna menyampaikan satu pesan Islam ke seluruh Malawi.

“Karena ini televisi milik umat, kami meminta umat Islam untuk memberikan saran agar segera beroperasi,” kata dia. Bagi yang ingin mengirimkan saran, kata dia, silahkan mengirimkan surat elektronik via tvislam@gmail.com.

Pengaruh Islam

Kerap mendapat perlakuan tidak adil tak lantas membuat Muslim Malawi menunjukan prilaku arif dan santun. Sikap ini yang banyak dipuji lantaran layak untuk menjadi contoh kehidupan beragama di Afrika.

“Ketika Islam datang 200 tahun lalu, pengaruhnya luar biasa,” ucap Sheikh Ahmed Chienda, ulama berpengaruh di negara itu seperti dilansir onislam.net, Senin (24/3).

Ahmed mengungkap meski umat Islam merupakan minoritas pengaruhnya telah menyentuh berbagai aspek kehidupan. Ini merupakan fenomena yang menandakan Islam menjadi contoh bagi agama-agama lain. “Islam telah menentukan bagaimana hidup sebagai Muslim. Inilah yang disebut rahmatan lil alamain,” kata dia.

Sebagai minoritas, Muslim Malawi telah melalui masa kelam. Namun, kondisi itu tidak begitu saja membuat pengaruh Muslim terpinggirkan. Misalnya saja, bagaimana sunat kini menjadi praktik umum.

“Agama lain banyak menolak sunat. Nyatanya, melalui sunat kita sudah bisa mencegah penyakiy menular seksual. Ini terobosan yang luar biasa,” kata dia.

Sekjen Dewan Ulama Malawi, Imrah Shareef mengungkap pengaruh yang tak kalah penting adalah ekonomi syariah turut mendorong kemajuan perekonomian Malawi selama setengah abad terakhir. “Umat Islam memiliki andil. Kami menekan angka pengangguran, karena dasarnya kami mempekerjakan individu tanpa melihat latar belakang agama,” kata dia.(ca/republika.co.id)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL