Sumber: Kompas

Jakarta, LiputanIslam.com — Menanggapi tudingan bahwa Rizieq Shihab dicekal oleh pemerintah Indonesia sehingga tidak bisa pulang ke tanah air, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan hingga kini tidak ada bukti bahwa pemerintah mencekal Habib Rizieq Shihab untuk kembali ke Indonesia dari Arab Saudi, sehingga tudingan tersebut tidak berdasarkan fakta.

“Jadi, begini ya sampai hari ini tidak ada bukti atau indikasi bahwa pemerintah Indonesia mencekal Habib Rizieq,” kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (12/11).

Mahfud menjelaskan pemerintah tidak mungkin melakukan pencekalan terhadap Rizieq selama hampir 1,5 tahun karena berdasarkan aturan yang berlaku pencekalan hanya bisa dilakukan selama enam bulan. Dan ia menduga tidak bisa kembalinya Habib Rizieq ke Indonesia karena memiliki permasalahan dengan pemerintah Arab Saudi.

Baca juga: Jokowi: Koalisi Pemerintah Rukun Sekali

Sementara, keluarga Habib Rizieq Syihab, Habib Hanif Alatas, mengatakan bahwa imam besar FPI itu telah dicekal.

“Beliau sudah dua kali mencoba pulang ke Indonesia, ada tiket pesawatnya, beliau sudah sampai bandara, cuma tahu-tahu tidak bisa berangkat karena dicekal,” kata Habib Habif saat konferensi pers di Jakarta, Senin (11/11).

Setelah dua kali percobaan tersebut, barulah Habib Rizieq Syihab mengalami overstay di Arab Saudi dan sampai sekarang belum bisa kembali ke Indonesia. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*