mahathier najibKualalumpur, LiputanIslam.com — Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyerukan penggulingan Perdana Menteri Najib Razak dalam aksi demonstrasi di Kuala Lumpur, Minggu (30/8).

“Untuk menyingkirkannya, rakyat harus menunjukkan kekuatan,” kata Mahathir kepada ribuan peserta demonstrasi anti-Najib Razak yang telah berlangsung sejak hari Sabtu dan di tengah penjagaan ketat aparat keamanan.

Mahathir dan para demonstran marah atas terkuaknya kasus donasi gelap yang diterima Najib Razak oleh sebuah BUMN hingga sebesar $700 juta.

Mahathir mengatakan bahwa tidak layak bagi Najib untuk mempertahankan jabatannya setelah terkuaknya skandal itu.

Badan Anti-Korupsi Malaysia telah mengkonfirmasi adanya donasi besar-besaran itu, dan menyebut hal itu bukan sebagai pelanggaran. Namun tidak disebutkan siapa pemberi donasi tersebut dan motif di balik pemberian donasi yang sangat tidak wajar itu.

Sejumlah pejabat Malaysia mengakui donasi tersebut berasal dari sebuah sumber di Timur Tengah sebagai ‘bantuan politik’.

“Tidak ada lagi hukum (saat ini). Satu-satunya jalan bagi rakyat untuk kembali ke sistem lama adalah dengan menyingkirkan perdana menteri. Kita harus menyingkirkan perdana menteri ini (Najib),” tambah Mahathir dalam pidatonya itu seperti dilaporkan BBC News.

Mahathir Mohammad memimpin Malaysia antara tahun 1981-2003 dan berhasil membawa Malaysia sebagai negara maju. Ia adalah mantan pendukung Najib, sebelum akhirnya menjadi pengkritiknya yang vokal karena kebijakan-kebijakan Najib yang dianggap merugikan.

Polisi memperkirakan sekitar 25.000 orang turut dalam aksi demonstrasi, sementara Gerakan Bersih yang mengorganisir aksi demonstrasi mengklaim jumlah demonstran mencapai 200.000 orang.

Najib mengecam para demonstran sebagai mencoreng wajah Malaysia di mata dunia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL