mahathir mohammadKualalumpur, LiputanIslam.com — Polisi telah memeriksa mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad terkait dengan pernyataan-pernyataannya mengecam Perdana Menteri Najib Razak beberapa waktu lalu.

Seorang pembantu dekat Mahathir mengatakan kepada pers bahwa polisi telah memintai keterangan Mahathir di kantornya pada hari Jumat kemarin (6/11). Namun ia menolak memberikan keterangan lebih detil mengenai pemeriksaan itu. Demikian laporan Press TV, Jumat petang.

Sebelumnya polisi telah mengatakan akan memintai keterangan Mahathir atas beberapa pernyataannya yang mengecam Najib Razak dan seruan bagi pemakzulan dirinya dari kekuasaan terkait dengan skandal korupsi yang menjerat Najib yang merupakan mantan sekutu Mahathir itu.

Najib didera isyu suap yang memicu krisis politik serius di Malaysia, setelah ia diketahui menerima ratusan juta dollar dari ‘donatur asing’. Rumor menyebut uang itu berasal dari perusahaan negara investasi Malaysia. Badan Anti-Korupsi Malaysia membenarkan adanya ratusan juta dollar dana yang masuk ke rekening pribadi Najib, namun tidak menyebutkan secara jelas pengirimnya kecuali menyebutnya sebagai ‘donasi politik dari Timur Tengah’. Hal ini justru semakin menambah kecurigaan publik.

Pada Agustus lalu Mahathir menyerukan dilakukannya ‘gerakan rakyat’ untuk menggulingkan Najib dalam pidato yang disampaikan di hadapan ribuan demonstran yang diorganisir oleh ‘Koalisi Bersih’ yang didominasi kelompok oposisi.

“Saya ingin para anggota UMNO di parlemen dan para pimpinan UMNO lainnya untuk menggulingkannya (Najib),” kata Mahathir di hadapan demonstran tanggal 30 Agustus lalu.

Namun meski seruan Mahathir didukung kelompok oposisi, sejumlah pejabat tinggi pemerintahan dan petinggi UMNO, namun gagal mendapat dukungan etnis Melayu yang merupakan kelompok mayoritas di Malaysia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL