kashmir indiaRajasthan, LiputanIslam.com – Setidaknya 12 mahasiswa Kashmir mengalami luka-luka akibat serangan yang dilakukan mahasiswa universitas di Rajashtan, India, menjelang pertandingan kriket antar India dan Pakistan pada piala dunia T20 berlangsung hari ini, Sabtu (22/3).

Awalnya setelah sholat Jum’at kemarin, beberapa mahasiswa lokal yang tengah membicarakan pertandingan piala dunia kriket mulai melemparkan cemoohan kepada mahasiswa asal Kashmir di Universitas Meewar, saling mengejek itu kemudian berkembang menjadi adu fisik.

“Situasi berubah menjadi panas setelah mahasiswa lokal yang berjumlah sekitar 30-40 orang menyerang 4 mahasiswa Kashmir,” ungkap seorang mahasiswa B-Tech asal Kasmir yang tak ingin disebut namanya kepada wartawan Srinagar via telpon.

Mahasiswa yang menelpon dari Universitas Meewar tersebut juga mengungkapkan bahwa dalam serangan itu seorang mahasiswa pingsan, kemudian oleh teman-temannya ia dibawa ke ruangan asrama. Disaat itulah beberapa mahasiswa lokal dan bahkan penduduk sekitar melempari batu kearah para mahasiswa Kashmir tersebut, padahal disaat kejadian polisi dan pengurus kampus ada di tempat.

Dilaporkan sekitar 650 mahasiswa Kashmir yang mengambil berbagai jurusan di universitas itu kini terancam.

Para mahasiswa Kashmir menyatakan bahwa mereka telah dilecehkan sejak 2 Maret , ketika Pakistan mengalahkan India dalam pertandingan Piala Asia . “Sejak itu , mereka menargetkan kami dan  ingin kami meninggalkan universitas.”

Sebelumnya, sekitar 67 mahasiswa Kashmir telah diberhentikan sepihak oleh Universitas Swami Vivekanand Subharti Meerut karena bersorak-sorai mendukung tim kriket Pakistan setelah Pakistan mengalahkan India pada pertandingan Piala Asia di Bangladesh, dengan tuduhan penghasutan. Namun setelah adanya protes masyarakat, tuduhan penghasutan itu kemudian dicabut, namun konflik kebencian telah terlanjur tersebar di antara para mahasiswa India dan Kasmir.(lb/kms)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL