yingluck2Bangkok, LiputanIslam.com — Mahkamah Agung Thailand memerintahkan mantan perdana menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, harus menghadapi proses pengadilan atas tuduhan penyalahgunaan kewenangan dalam program subsidi beras untuk petani saat menduduki jabatannya.

“Panel hakim telah memutuskan bahwa kasus ini berada di bawah otoritas kami. Kami menerima kasus ini,” kata Hakim Veeraphol Tangsuwan, di gedung Mahkamah Agung, Kamis (19/3).

Ia menambahkan bahwa dengar pendapat pertama akan digelar di hari yang sama. Demikian seperti dilaporkan Press TV.

Pada tanggal 19 Februari Shinawatra didakwa terlibat dalam skema subsidi beras yang merugikan keuangan negara hingga miliaran dolar.

“Hari ini kami mendakwa Yingluck Shinawatra… karena penyalahgunaan kewenangan dalam kaitan dengan skema subsidi beras,” kata Chutichai Sakhakorn, pejabat Kejaksaan Agung.

Sebanyak 20 kotak dokumen dakwaan terkait dengan kasus tersebut telah diserahkan ke Mahkamah Agung oleh Kejaksaan Agung.

Dalam kebijakan tersebut pemerintah membayar beras petani hingga 50% dari harga pasar. Hal ini dituduh mengakibatkan merugikan keuangan negara demi keuntungan politik Shinawatra, dimana basis pendukungnya adalah para petani.

Jika terbukti bersalah, Yingluck bisa dipenjara hingga 10 tahun.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*