London, LiputanIslam.com—Badan intelijen Inggris, M15, memperingatkan bahwa Inggris tengah menghadapi ancaman teroris paling parah dan belum pernah terjadi sebelumnya.

“Ancaman ini multi-dimensional, berkembang dengan cepat dan berjalan dengan skala dan kecepatan yang belum pernah kami hadapi sebelumnya,” ujar Andrew Parker kepada jurnalis spesialis keamanan pada Selasa (17/101/7).

“[Ancaman] terjadi dalam tempo paling tinggi yang pernah saya saksikan selama karir 34 tahun saya. Sekarang ini ada lebih banyak aktivitas teroris, datang kepada kita lebih cepat, dan lebih sulit untuk dideteksi,” tukasnya.

Tuntas menjelaskan lebih detil mengenai skala masalah, Parker mengaku ia dan agensinya bersama dengan pihak kepolisian sudah mencegah tujuh serangan oleh teroris dalam jangka waktu 7 bulan terakhir. Terdapat 20 serangan besar yang berhasil dihentikan selama 4 tahun, dan 379 tersangka ditangkap dalam 6 bulan pertama tahun ini.

“Terorisme ektremis adalah tantangan yang akut dan berjangka waktu lama yang membutuhkan sentuhan komprehensif,” tambahnya.

Dia kemudian menyalahkan internet karena menjadi salah satu penyebab kenaikan angka teroris. “Orang-orang dapat masuk ke internet untuk mencari cara mendapat bom dan merakit bom.”

Serangan teroris sejauh ini sudah menewaskan 36 orang dan melukai sekitar 200 lainnya di Westminster, Manchester, London Bridge dan Finsbury Park pada tahun ini. Tersangka merupakan orang-orang yang teradikalisasi di Inggris.

Pemerintah Inggris menemukan bahwa hampir 1/3 orang yang dimonitor di bawah program Channel anti-teror  selama 2016-2017 memeluk ideologi kanan yang ekstrem dan rentan teradikalisasi. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL