Tepi Barat, LiputanIslam.com—Sebuah LSM non-pemerintah Palestina melaporkan bahwa terdapat 350 anak di bawah umur Palestina yang ditahan di balik jeruji besi penjara Israel di berbagai titik kawasan pendudukan.

Palestinian Prisoners’ Society (PPS) melaporkan data ini lewat sebuah pernyataan terbuka pada Kamis (1/3/18).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 182 anak berada di Penjara Ofer dekat kota Ramallah, Tepi Barat. Tiga diantara narapidana anak ini mendapatkan penahanan administratif, yaitu penahanan tanpa pengadilan.

Wakil narapidana anak di penjara Ofer, Loai Mansi, mengatakan bahwa tentara Israel melakukan kekerasan kepada anak-anak Palestina di penjara. Banyak pula anak yang masih terlalu kecil untuk ditahan, salah contohnya adalah seorang anak berumur 13 tahun yang tangannya tak dapat diborgol oleh sipir penjara karena ukurannya terlalu kecil.

Menurut penuturan Mansi, terdapat total 117 anak yang dikirim ke penjara Ofer sejak awal tahun ini. Sementara sekitar 168 anak lain kini berada di penjara Megiddo dan Hasharon.

Sampai kini, terdapat lebih dari 7.000 warga Palestina dengan berbagai usia ditahan di penjara Israel. Ratusan diantaranya juga terkena penahanan administratif, yang mencapai hukuman 11 tahun. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL