Sumber: Detik.com

LiputanIslam.com – Menurut Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, ada tiga partai besar yang akan menduduki posisi 3 besar, yaitu PDIP di posisi pertama, sedangkan partai Gerindra dan Golkar bersaing di posisi kedua dan ketiga. Di samping itu, ada 5 partai yang membutuhkan ekstra dukungan dan kinerja untuk bisa lolos ke kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menjelang jadwal pencoblosan tanggal 17 April 2019 nanti, LSI melakukan survei terhadap elektabilitas partai politik peserta Pileg 2019 tersebut. LSI melakukan survei dengan menggunakan penelitian kualitatif metode multistage random sampling, analisis media, dan indepth interview. Total responden sebesar 1200 orang yang telah memiliki hak memilih di Pemilu 2019. Dan interview pun dilakukan dengan tatap muka, sehingga margin of error kurang lebih mencapai 2,8 persen saja.

“PDIP di posisi pertama dengan 24,6 persen, disusul Partai Gerindra 13,4 persen, Golkar 11,8 persen, Demokrat 5,9 persen, PKB 5,8 persen,” jelas peneliti LSI, Rully Akbar, dalam konferensi pers di kantor LSI, Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (5/4/2019).

Ia menambahkan bahwa PDIP selalu menempati posisi pertama secara konsisten sejak survei bulan Agustus 2018 sampai Maret 2019. PDIP lah yang merupakan satu-satunya partai yang memiliki elektabilitas melampaui angka 20 persen secara terus-menerus. Sedangkan Partai Gerindra dan Golkar bersaing di posisi kedua.

Selain tiga partai tersebut, LSI juga menyebutkan bahwa ada lima partai papan tengah yang dinyatakan di posisi berbahaya. Bahkan mereka berpotensi tidak lolos di ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4 persen. Mereka butuh kerja ekstra untuk lolos ke Senayan. Lima partai tersebut adalah Nasdem, PKS, PAN, PPP, dan Perindo. Sedangkan enam partai lain seperti Hanura, Berkarya, PSI, PBB, dan Garuda butuh usaha luar biasa dan bahkan keajaiban untuk bisa lolos ke DPR. (Ayu/Detik/Merdeka/Liputan6)

Berikut ranking elektabilitas partai menurut survei LSI:

PDIP 24,6 persen

Gerindra 13,4 persen

Golkar 11,8 persen

Democrat 5,9 persen

PKB 5,8 persen

PKS 3,9 persen

Perindo 3,9 persen

PAN 3,1 persen

Nasdem 2,5 persen

PPP 2,9 persen

Hanura 0,9 persen

Berkarya 0,7 persen

PBB 0,2 persen

PSI 0,2 persen

PKPI 0,1 persen

Garuda 0,1 persen

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*