foto ilustrasi (antara)

foto ilustrasi (antara)

Semarang, LiputanIslam.com – Sekitar 105 unit rumah tertimbun akibat bencana longsor yang terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah. Bencana ini juga menewaskan warga setempat, dan hingga berita ini diturunkan, baru 7 jenazah yang berhasil dievakuasi.

“Longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, setelah sebelumnya sempat hujan deras,” jelas Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, 12 Desember 2014, seperti dilansir detik.com.

Saat ini di lokasi BNPB dan BPBD Banjarnegara dan Jawa Tengah masih terus melakukan evakuasi bersama masyarakat. Mereka juga dibantu TNI, Polri dan relawan.

“Kondisi hujan deras, gelap dan masih adanya ancaman longsor susulan menyebabkan evakuasi sulit dilakukan. Selain itu komunikasi juga sulit dilakukan karena tidak ada sinyal,” jelasnya.

Kapolres Banjarnegara, AKBP Wika Hardianto mengatakan akses yang sulit dan tanah yang masih labil membuat proses evakuasi menjadi sulit. Ia dan anggotanya beserta tim evakuasi gabungan masih berada di lokasi kejadian. Pihaknya telah menurunkan tim untuk evakuasi dan memanfaatkan genset Polres Banjarnegara untuk penerangan karena listrik padam.

Hal senada diungkapkan Kepala Kantor SAR Semarang, Agus Haryono. Lokasi yang masih hujan dan minim penerangan menjadi kendala evakuasi.

“Masih ada longsor susulan. Kondisinya masih berbahaya. Ada sekitar 53 kepala keluarga yang tertimbun,” kata Agus.

Sementara itu, Staf Bagian Humas Sekretariat Daerah Banjarnegara yang berada di lokasi bencana, Eko Budi Raharjo mengatakan longsoran itu menyumbat aliran sungai sehingga airnya terbendung.

“Dikhawatirkan, sumbatan tersebut akan jebol. Padahal, di bagian bawah ada Desa Slatri dan Krakal,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, penduduk Desa Slatri dan Krakal diungsikan agar terhindar dari kemungkinan jebolnya lumpur yang menyumbat sungai tersebut. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL